Skip to main content

Posts

Showing posts with the label bhinneka

Menggambar Telor: Berbeda dan Tak Sempurna

Dulu saya pernah baca satu cerita tentang seorang murid yang berambisi ingin menjadi pelukis ternama. Si murid ini berpindah-pindah dari satu guru ke guru lain, mempelajari ilmu menggambar sampai sempurna. Tapi, tentu saja itu belum cukup. Masih ada satu guru lagi yang belum dia datangi. Master dari yang paling master dari dunia melukis. Singkat kata, si murid diterima oleh guru hebat tersebut. Pelajaran pertamanya adalah menggambar telor . Si murid berpikir kalau itu sangat mudah. Dia menggambar berpuluh-puluh telor yang sempurna dengan penuh percaya diri. Lalu, apa pendapat sang guru? Sang guru hanya mengangguk dan meminta si murid untuk datang lagi besok. Keesokan harinya si murid datang lagi dengan harapan akan mendapatkan ilmu menggambar yang baru. Namun sang guru memintanya menggambar telor lagi. Begitu seterusnya selama enam bulan. Si murid hanya disuruh menggambar telor dan tidak yang lain. Yang tadinya sabar, si murid pun mulai jengkel. Dia marah kepada sang ...

Bisnis 'Jualan Minoritas' yang Menggiurkan

Siapa yang nggak kenal James Gwee? Tokoh motivator yang satu itu tergolong 'sangat laku' dijual di Indonesia. Setiap kali menggelar seminar, pasti full seat. Mau harganya 500rb, atau 5,5juta pasti langsung ludes dibeli. Banyak yang jadi fans fanatiknya.  Tahu yang namanya Afi? Sosok anak muda yang mulai menanjak akhir-akhir ini; keberaniannya menyerukan toleransi akan kebhinekaan nggak wajar buat anak seusianya. Di samping banyak orang yang menghujat, lebih banyak yang memuja buah pikirannya. Image anak SMA, yang biasanya masih galau karena urusan cinta, dikikis habis oleh Afi. Dia produktif menulis, semuanya tentang rasa berbangsa. Luar biasa. Pernah lihat restoran Korea? Selalu penuh, kan? Big screen bergambar 'oppa' ganteng yang mengundang masuk,  betul-betul bikin penasaran. Orang rela waiting list hanya demi bulgogi dan kimchi, yang mungkin bagi sebagian orang rasanya nggak beda dengan daging bakar dan rujak cuka. (Tergantung keaslian restorannya, kan?) ...

Mengenang Masa Lalu

Belakangan ini, saya menjadi sedikit "cengeng". Dunia yang tadinya begitu indah, sejuk, aman, menyenangkan, dalam sekejap menjadi riuh rendah, berisik dengan kekerasan, bahkan dalam keheningan pun, kekerasan itu masih terasa. Mungkin ini cara saya melarikan diri, nostalgia ke masa lalu. Masa di mana, keberbedaan diterima sebagai bagian berwarna indah dalam satu lukisan dan keindahan dalam lagu yang enak didengar. Bayangkan jika, sebuah lukisan hanya satu warna; bahkan lukisan monokrom, pun minimal 2 warna.. Sebuah lagu semua notnya berada di satu nada... Ketukannya sama.... Membayangkannya saja sudah stress... Sang Pencipta kita sangat kreatif, dari satu jenis makhluk bisa dibuat demikian banyak perbedaan, tidak ada yang sama 100%. Bahkan binatang dan pohon pun jika kita perhatikan semuanya berbeda satu sama lain. Bagi saya, ini menunjukkan bahwa Sang Pencipta sangat menyukai keberagaman. Jika tidak, untuk apa Ia menciptakan suku bangsa begitu banyak, yang men...